Selasa, 25 Maret 2014

PETUNJUK HIDUP



"Sesungguhnya alquran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mu’min yang mengerjakan amal shaleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar. Dan sesungguhnay orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, kami sediakan bagi mereka azab yang pedih." (surat al Isra (17) ayat 9-10)

Alquran sebuah kitab yang menjadi petunjuk manusia di dunia yang diturunkan kepada Rasulullah melalui malaikat jibril. Kitab ini benar- benar dari Allah berisi seluruh petunjuk tentang alam semesta, mulai dari kandungan hingga kehidupan akhirat, tidak ada keraguan di dalamnya.
Sungguh kehidupan di dunia penuh dengan tipu daya, kehidupan fana, fatamorgana. Padahal jika dibandingkan dengan kehidupan akhirat bagaikan setetes air di luasnya samudra. Tidak ada apa-apanya dibanding akhirat yang kekal, kehidupan yang sesungguhnya.
Untuk mengarungi kehidupan dunia ini yang gelap ini, Allah sudah menyediakan cahaya. Lebih terang dari apapun, Alquranul Karim. Sebuah petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa. Isinya lebih indah dari syair, ketika di lantunkan begitu indah, dan ketika diamalkan begitu banyak hikmah yang dapat diambil.

Alquran yang begitu kusayang, semoga dapat mempertemukan ku dengan pencipta alam semesta, Allah azza wa jalla J

Senin, 24 Maret 2014

Jewelry



Semua wanita cantik bukan? Allah sudah mengatakan dalam firmanNya, bahwa kita diciptakan dalam bentuk sebaik-baiknya. Wanita itu perhiasan dunia, ia sumber keindahan. Perhiasan dunia akan menghargai dirinya, ia akan menutupi auratnya sesuai perintah Allah, ia akan menjaga lisan dan pandangannya serta meningkatkan ilmunya kerena ia adalah madrasah di keluarganya nanti.
Namun ada perhiasan dunia yang tidak menyadari ia berharga dan harus di jaga saat yang halal itu tiba. Ada yang sedari kecil dididik di  keluarga yang baik, diperkenalkan dengan allah dan bagaimana cara mencintaiNya. Ada juga yang terlahir di keluarga hedonis,  tidak mengenal allah. Akhirnya ia tidak melindungi auratnya.
Hidayah itu harus dicari bukan ditunggu, maka allah akan memberi petunjuk. Ada yang melalui perantara buku, sosial media, guru di sekolah, teman dan lingkungan. Ada yang segera sadar dan segera bertaubat. Namun ada juga yang pura-pura tidak peduli. Sungguh dakwah ini tak bisa di paksa, kita hanya memperkenalkan lalu tergantung ia nanti mau mengikuti atau tidak.
Di akhir zaman ini, fitnah sungguh besar. Sesuatu yang buruk diputar balikkan ke masyarakat menjadi kebenaran, sesuatu yang benar dianggap ekstrimis dan kejahatan.
sebuah negara yang jaya harus dipimpin oleh imam-imam terbaik. Tentulah seorang imam yang baik juga mendapat pendamping yang terbaik pula yaitu perhiasan dunia, seorang wanita sholehah.

Wanita mari berhijrah menjadi wanita sholehah, perhiasan dunia. Kau calon ibu yang akan melahirkan generasi emas bangsa. Jadilah perhiasan dunia untuk membuat perubahan untuk bangsa kita.

Minggu, 23 Maret 2014

I AM



Sungguh aku malu. Diriku yang belum berilmu, diriku yang masih banyak dosa, diriku yang tidak pandai bersosial, diriku yang masih kurang tentang pelajaran hidup.
Aku memiliki sahabat yang luar biasa, namun aku tidak bisa menyatu dengan mereka. Aku yang tak lancar mengutarakan kata.
Kalian tahu aku dulu yang tak gampang bergaul, mau menerimaku, mengajak ku mengerjakan tugas bersama, bergembira bersama.
Kalian hebat, tidak sepertiku yang dipenuhi pikiran negatif. Kalian datang berkunjung, aku  menanyakan kabar pun tidak. Maaf kawan, aku yang belum apa-apa menginginkan sebuah emas. Padahal diri hanyalah perak. Aku menginginkan sahabat yang satu pemikiran, padahal walaupun cara untuk mencapai tujuan tak sama kan tak apa.
Aku yang sering dirundung duka, tanpa sebab dan tak bisa diajak bercanda. Kenapa harus melihat rumput hijau di tetangga sebelah, jika sudah kupunya rumput-rumputku sendiri. Memang matahari disana lebih terang, dan aku ingin membawa kalian juga kesana.
Aku belum berilmu untuk sekedar menyampaikan risalah sederhana. Padahal untuk membawa kalian ke matahari yang sejuk itu, aku harus mengetuk pintu-pintu kalian.
Aku ingin jadi orang yang lebih baik lagi, berilmu dan bermanfaat. Maafkan aku kawan, semoga proses ini tidak begitu lama. Untuk mengubahku menjadi insan penuh cinta

Sabtu, 22 Maret 2014

How to make CHANGE ?




Nafkah kewajiban untuk kepala keluarga untuk mencukupinya. Ada yang terlahir cerdas dan beruntung maka ia di masa dewasanya mudah mencari nafkah untuk keluarganya. Sedangkan bagaimana dengan mereka yang kurang beruntung? Harus bersusah payah demi seribu rupiah, berlomba dengan yang lain demi nafkah untuk anak, istri dan keluarga.
Hidup di jaman ini semakin sulit. Akhirnya jalan terakhir dipilih demi asap dapur tetap membumbung. Ada yang memilih berjualan di jalan, ada yang memilih menjadi buruh, ada yang membuka usaha bengkel, semuanya coba dilakoni untuk kehidupan keluarga.
Pernah aku bertanya jika bagi yang duafa dan memiliki kecerdasan maka untuk melanjutkan pendidikannya, ia akan mencari jalan beasiswa. Otomatis pemerintah akan membuka jalan, demi generasi cerdas penerus bangsa. Tapi bagaimana dengan mereka yang tidak dikaruniai kecerdasan dari lahir? Apa yang bisa mereka lakukan untuk bertahan hidup. Dunia ini bagaikan hutan rimba, butuh keterampilan dan ilmu untuk bertahan hidup. Bagaimana mereka anak-anak belia yang masih belum mengerti pentingnya rajin belajar dan tidak bermalas-malasan. Bagaiman mereka yang tidak beruntung, di keluarganya tidak ada yang mendorong untuk belajar. Akhirnya hanya hidup dan bersekolah sekedarnya saja. Bagaimana masa depan mereka nantinya, bagaimana anak-anak polos itu, di masa dewasanya nanti harus bertahan di rimba. Sedang kehidupan itu harus di kejar dua-duanya dunia dan akhirat.
Bagaimana aku bisa membuat perubahan untuk bangsaku. Aku peduli pada mereka. Aku, dibina di keluarga yang baik, di dorong oleh kedua orang  tua untuk rajin belajar, dan di ingatkan untuk selalu takut dan mengingat allah, di usia 21 tahun baru menyadari kesalahan besarku di masa lalu dan masih seperti ini berusaha belajar serta mendekat ke agamaku.

Bagaimana Dengan MEREKA???

Jumat, 21 Maret 2014

MY DESTINY



Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padadanya Allah menciptakan istrinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu (surat An Nisa 4:11)

Semester tua di masa perguruan tinggi adalah masanya seseorang mempertanyakan pasangan hidup. Tidak sedikit teman-teman di jejaring sosial menyampaikan maslah jodoh yang tak kunjung datang. Seseorang yang bisa menemani, tempat bersandar, saling berbagi suka duka di masa sulit menyusun tugas akhir perguruan tinggi.
Jodoh itu sudah dituliskan jauh hari ketika kita masih di dalam kandungan. Jodoh itu pasti datang, entah hari ini, bulan depan, tahun depan atau bahkan ketika kita sudah mempunyai pekerjaan. Allah sudah mentakdirkan seseorang yang sangat sesuai dengan kita.
Tapi apa kita hanya diam menunggu someone special itu datang dengan sendirinya? Tentu tidak. Perbanyak sosialisisai, berkumpul dengan orang –orang yang satu pemikiran dan punya tujuan hidup yang sama. Mungkin salah satu dari mereka adalah takdir kita.
Seperti apa jodoh yang kita impikan, pasti akan Allah berikan dengan cara berusaha dan berdoa. Berusaha dilakukan dengan meningkatkan kapasitas diri. Tidak mungkin kan kita memimpikan seseorang yang sholeh, berilmu, dan dapat menjadi imam keluarga yang baik sedang diri kita seperti ini. Seperti sebuah pepatah tidak mungkin sebuah gelas kecil mampu menampung air satu galon. Caranya dengan memantaskan diri, jadilah seperti ember yang dapat menampung semua isi galon. Tingkatkan iman dan perbanyak ilmu sehingga kita pantas untuk seorang imam yang sholeh.
Semoga allah segera mempertemukan jodoh kita sehingga separuh agama ini bisa segera terpenuhi

Kamis, 20 Maret 2014

BAITULLAH




“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun (untuk tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Makkah)yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.( Surat Ali ‘Imran (3): 96)
  
Dulu aku tidak begitu ingin pergi kesana, Baitullah yang terletak di negara arab nun jauh disana. Seperti rukun islam kelima yang kupelajari dulu ketika di sekolah dasar bahwa seorang muslim wajib naik haji jika mampu. Aku hanya ingin punya banyak uang untuk memberangkat mereka kedua orang  kesana. Ibu sering bercerita tentang keinginannya menginjakkan kaki disana.
Suatu masa tidak sengaja ketika berselucur di dunia maya, tidak sengaja muncul mencari-cari gambar makkah. Kata pertama yang keluar dari mulut ini, “aku ingin kesana”. Begitu indah, tidak terdeskripsi cara untuk menggambarkannya. Terbayang bagaimana rasanya jika aku berada bersama jutaan manusia-manusia disana, mengalunkan nama allah, menginjakkan kaki di tempat yang dibangun oleh nabi allah dan tempat tinggalnya rasul-rasul allah.
Kota yang tak pernah tidur, hanya ada keinginan untuk beribadah. Aku ingin berkunjung kesana bersama keluarga. Insya allah J

Rabu, 19 Maret 2014

LIFE




Pernah memikirkan apa tujuan hidupmu? Pasti pernah. Ingin memiliki pekerjaan tetap, punya gaji yang baik dan bisa membahagiakan orang tua. Itu cita-cita pada umunya. Tapi apa kamu pernah berfikir seperti apa akhir hidupmu? Belum pernah memikirkannya? Merasa masih muda, masih usia 20 tahunan, masih jauh untuk memikirkan waktu berhentinya nafas.
Ada sebuah pepatah, aku mendengarnya beberapa minggu lalu dari membaca sebuah artikel dan juga di sampaikan di kajian umum di kampusku. Isisnya seperti ini “sesungguhnya perbandingan kenikmatan dunia dengan akhirat adalah seperti orang yang berlayar jauh di lautan. Nikmat dunia ini seperti setetes air sedangkan nikmat akhirat seperti lautan”. Beliau juga menyampaikan bahwa dunia dapat diraih tapi bukan tujuan.
Aku merasa masih sangat seklai kurang dalam ilmu. Selama ini aku tidak serius mencari ilmu, Cuma di hafalkan tapi tidak ditulis di hati, akhirnya semua hafalan itu menguap. Cita-citaku tinggi, ingin memperbaiki kehidupan masyarakat tapi ilmuku bagai titik di selembar kertas, sangat sedikit.
Agama juga baru aku sadari. Allah selalu mengawasiku, malaikat senantiasa menuliskan amalanku dan malaikat maut bisa datang sewaktu-waktu. Ilmu allah sangat luas, bisa membimbingku menyusuri jalanan menuju tujuan hidupku. Alquran dan hadist bisa menjadi lentera dan ilmu lainnya bisa menjadi kendaraannya.
Sungguh aku ingin menjadi manusia yang lebih baik, syurga yang luasnya seperti hamparan langit dan bumi, sayang sekali jika seorang mukmin tidak bisa memasukinya. Aku mungkin masih awam dengan ilmu, tapi aku ingin belajar. Perjuangan ini ini pilihan karena hidup ini pilihan. Menjadi orang bermanfaat atau yang sia-sia. Akhir hidupku semoga sesuai harapanku, indah dan bercahaya.


Selasa, 08 Februari 2011

Banget7

Banget7..
mungkn bgi kalian yg bc blog ini,nama itu aneh bhkan y ga ada artinya..
tp ga bgi kami,anag" deretan barat twiceria..
nama ini brasal dr alamat email slh satu member twiceria yaitu mp0k RatnaSari alias mp0k Minahnya skula Qt..

awalnya,q n ratna yg sbngku iseng" aj nyebut" nama banget7.
tp,gaya bicara ratna yg emg agak" aneh+alay jd lucu pz nyebutin tu nama.
akhirny,trcetuslah nama itu dlm khdupan Qt..hehe :D
member pertama cm Q n Ratna,tp skrg memberny udh brtmbh jd 8org anag deretan bngku barat n buad cp aj yg pngn gabung,Qt tnggu ya :)

org" yg brperan pnting dlm agen banget7 yaitu ::

~Ratna Sari~ lahr d tugu m0nas (mksudny d kota tmpat tugu m0nas ada yaitu Jakarta) pd tgl 20maret1993..
d lhrkn dr seorg gadiz yg sudh mnikah yg brasal dr jogjakarta n seorg laki" yg brasal dr situbondo. Ratna yg biasa d pnggl mp0k krn dy memerankn tokoh mp0k minah pz lg maen drama wkt pensi d SMAN 1 Pamekasan,adlh seorg yg plng k0nyol,gokil,n aneh d antara anag" banget7 yg laen trmasuk d kLz qt sndr XII IPA C alias Twice.
ide n gagasan k0nyol yg dy pux emg bner" cemerlang. buktinya dy bs bkin bnyk cerpen,n0te GJ d fb..
dy jg pnter melukis sgala bntuk gmbar :D ,, slaen itu mp0k ratna adlh org yg plng gila foto n jago bngt bkin tipu muslihat lewat foto hsil editanny. pcya ato ga, kalo dy ngedit foto org jeleg pzt hsil fotony bkaln ckep :D
kalo pngen tau gmn dy yg sbnerny silahkn add akun facebo0kny (banget7@rocketmail.com/ RadNa KeYs) atou follow twitterny dy @HARAJUKIST .. :)

~Meta Shofia,Nur Azizah, Ayunda Mutiara Widari n Wardatus Syarifah~
4org itu adlh gadis" dgn bdan "sexy" yg pux bkat beda". Meta, alias mexym0et adlh seorg gadiz yg pux otak kalkulator. dgn bkatny itu dy bs mlahap hbiz pljrn eksak utk d jdikn mkanan shari". ga beda jauh ma ifah. kalo yara sh cnderung malez tp otakny bs d andalkn dlm pljrn matematika. nah klo azizah ne, bkatny pnjem hp anag" buad skdar fb.an atou twitteran.
sukany yg gratis" sh.hehee .. but dy jago d pljrn b.inggriz n mrupakn seorg k0rean l0vers yg tiap hri,tiap jam,tiap menit bhkan tiap dtik slalu ngeg0sipin artiz" k0rea idolany.. utk lbh knal mrka slahkn hbungi mrka di :
Meta : ga pux fb n twitter.
Yara : Yara Everlasting Kibummielf(fb) atou @yara_ikmubmik (twitter)
Ifah: heenimluph@yahoo.com utk fb n @iefah_petal_elf utk twitter
Azizah : shung.mien@gmail.com utk fb n @celuphminnielf utk twitter.

~Wilda Al Aluf~
adlh pakar fisika yg kalo bicara lucu bngt,soalny bibir bgian atasny ga gerak.. anag" laen mna bs gtu :D .. wjahny bulat,pipi tembem pi bdanny langsing..
pngn tau dy lbh jauh? maen aj k rumahny,d dket pasar sapi :D

nah Q ? rahasia d0nk..hehe..
bgi kalian yg pngn knal Q, slahkn hbungi mlalui fb: nouna_siiniz@yahoo.com .. twitter: @Nadya_tWinkle

skian dlu ya tmen"..
see u next time :D

Jumat, 28 Januari 2011

Adab-Adab Berbicara Bagi Wanita Muslimah

Wahai saudariku muslimah………
1) Berhati-hatilah dari terlalu banyak berceloteh dan terlalu banyak berbicara, Allah Ta’ala berfirman:
” لا خير في كثير من نجواهم إلا من أمر بصدقة أو معروف أو إصلاح بين الناس ” (النساء: الآية 114).
Artinya:
“Dan tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia “. (An nisa:114)
Dan ketahuilah wahai saudariku,semoga Allah ta’ala merahmatimu dan menunjukimu kepada jalan kebaikan, bahwa disana ada yang senantiasa mengamati dan mencatat perkataanmu.
“عن اليمين وعن الشمال قعيد. ما يلفظ من قولٍ إلا لديه رقيب عتيد ” (ق: الآية 17-18)
Artinya:
“Seorang duduk disebelah kanan,dan yang lain duduk disebelah kiri.tiada satu ucapanpun yang diucapkan melainkan ada didekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir” (Qaaf:17-18).
Maka jadikanlah ucapanmu itu menjadi perkataan yang ringkas, jelas yang tidak bertele-tele yang dengannya akan memperpanjang pembicaraan.
1) Bacalah Al qur’an karim dan bersemangatlah untuk menjadikan itu sebagai wirid keseharianmu, dan senantiasalah berusaha untuk menghafalkannya sesuai kesanggupanmu agar engkau bisa mendapatkan pahala yang besar dihari kiamat nanti.
عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنهما- عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: ” يقال لصاحب القرآن: اقرأ وارتق ورتّل كما كنت ترتّل في الدنيا فإن منزلتك عند آخر آية تقرؤها رواه أبو داود والترمذي
Dari abdullah bin ‘umar radiyallohu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, beliau bersabda:
dikatakan pada orang yang senang membaca alqur’an: bacalah dengan tartil sebagaimana engkau dulu sewaktu di dunia membacanya dengan tartil, karena sesungguhnya kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca.
HR.abu daud dan attirmidzi
2) Tidaklah terpuji jika engkau selalu menyampaikan setiap apa yang engkau dengarkan, karena kebiasaan ini akan menjatuhkan dirimu kedalam kedustaan.
عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: ” كفى بالمرء كذباً أن يتحدّث بكل ما سمع “
Dari Abu hurairah radiallahu ‘anhu,sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Cukuplah seseorang itu dikatakan sebagai pendusta ketika dia menyampaikan setiap apa yang dia dengarkan.”
(HR.Muslim dan Abu Dawud)
3) jauhilah dari sikap menyombongkan diri (berhias diri) dengan sesuatu yang tidak ada pada dirimu, dengan tujuan membanggakan diri dihadapan manusia.
عن عائشة – رضي الله عنها- أن امرأة قالت: يا رسول الله، أقول إن زوجي أعطاني ما لم يعطني؟ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ” المتشبّع بما لم يُعط كلابس ثوبي زور “.
Dari aisyah radiyallohu ‘anha, ada seorang wanita yang mengatakan:wahai Rasulullah, aku mengatakan bahwa suamiku memberikan sesuatu kepadaku yang sebenarnya tidak diberikannya.berkata Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam,: orang yang merasa memiliki sesuatu yang ia tidak diberi, seperti orang yang memakai dua pakaian kedustaan.” (muttafaq alaihi)
4) Sesungguhnya dzikrullah memberikan pengaruh yang kuat didalam kehidupan ruh seorang muslim, kejiwaannya, jasmaninya dan kehidupan masyarakatnya. maka bersemangatlah wahai saudariku muslimah untuk senantiasa berdzikir kepada Allah ta’ala, disetiap waktu dan keadaanmu. Allah ta’ala memuji hamba-hambanya yang mukhlis dalam firman-Nya:
” الذين يذكرون الله قياماً وقعوداً وعلى جنوبهم… ” (آل عمران: الآية 191).
Artinya:
“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring…” (Ali imran:191).
5) Jika engkau hendak berbicara,maka jauhilah sifat merasa kagum dengan diri sendiri, sok fasih dan terlalu memaksakan diri dalam bertutur kata, sebab ini merupakan sifat yang sangat dibenci Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, dimana Beliau bersabda:
” وإن أبغضكم إليّ وأبعدكم مني مجلساً يوم القيامة الثرثارون والمتشدقون والمتفيهقون “.
“sesungguhnya orang yang paling aku benci diantara kalian dan yang paling jauh majelisnya dariku pada hari kiamat : orang yang berlebihan dalam berbicara, sok fasih dengan ucapannya dan merasa ta’ajjub terhadap ucapannya.”
(HR.Tirmidzi,Ibnu Hibban dan yang lainnya dari hadits Abu Tsa’labah Al-Khusyani radhiallahu anhu)
6) Jauhilah dari terlalu banyak tertawa,terlalu banyak berbicara dan berceloteh.jadikanlah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, sebagai teladan bagimu, dimana beliau lebih banyak diam dan banyak berfikir beliau Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, menjauhkan diri dari terlalu banyak tertawa dan menyibukkan diri dengannya.bahkan jadikanlah setiap apa yang engkau ucapkan itu adalah perkataan yang mengandung kebaikan, dan jika tidak, maka diam itu lebih utama bagimu. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, bersabda:
” من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيراً أو ليصمت “.
” Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir,maka hendaknya dia berkata dengan perkataan yang baik,atau hendaknya dia diam.”
(muttafaq alaihi dari hadits Abu Hurairah radhiallahu anhu)
8) jangan kalian memotong pembicaraan seseorang yang sedang berbicara atau membantahnya, atau meremehkan ucapannya. Bahkan jadilah pendengar yang baik dan itu lebih beradab bagimu, dan ketika harus membantahnya, maka jadikanlah bantahanmu dengan cara yang paling baik sebagai syi’ar kepribadianmu.
9) berhati-hatilah dari suka mengolok-olok terhadap cara berbicara orang lain, seperti orang yang terbata-bata dalam berbicara atau seseorang yang kesulitan berbicara.Allah Ta’ala berfirman:
” يا أيها الذين آمنوا لا يسخر قوم من قوم عسى أن يكونوا خيراً منهم ولا نساء من نساء عسى أن يكن خيراً منهن ” (الحجرات: الآية 11).
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik.”
(QS.Al-Hujurat:11)
10) jika engkau mendengarkan bacaan Alqur’an, maka berhentilah dari berbicara, apapun yang engkau bicarakan, karena itu merupakan adab terhadap kalamullah dan juga sesuai dengan perintah-Nya, didalam firman-Nya:
: ” وإذا قرىء القرآن فاستمعوا له وأنصتوا لعلكم ترحمون ” (الأعراف: الآية 204).
Artinya: “dan apabila dibacakan Alqur’an,maka dengarkanlah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kalian diberi rahmat”. Qs.al a’raf :204
11) bertakwalah kepada Allah wahai saudariku muslimah,bersihkanlah majelismu dari ghibah dan namimah (adu domba) sebagaimana yang Allah ‘azza wajalla perintahkan kepadamu untuk menjauhinya. bersemangatlah engkau untuk menjadikan didalam majelismu itu adalah perkataan-perkataan yang baik,dalam rangka menasehati,dan petunjuk kepada kebaikan. perkataan itu adalah sebuah perkara yang besar, berapa banyak dari perkataan seseorang yang dapat menyebabkan kemarahan dari Allah ‘azza wajalla dan menjatuhkan pelakunya kedalam jurang neraka. Didalam hadits Mu’adz radhiallahu anhu tatkala Beliau bertanya kepada Nabi Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam: apakah kami akan disiksa dengan apa yang kami ucapkan? Maka jawab Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:
” ثكلتك أمك يا معاذ. وهل يكبّ الناس في النار على وجوههم إلا حصائدُ ألسنتهم ” ( رواه الترمذي).
“engkau telah keliru wahai Mu’adz, tidaklah manusia dilemparkan ke Neraka diatas wajah-wajah mereka melainkan disebabkan oleh ucapan-ucapan mereka.”
(HR.Tirmidzi,An-Nasaai dan Ibnu Majah)
12- berhati-hatilah -semoga Allah menjagamu- dari menghadiri majelis yang buruk dan berbaur dengan para pelakunya, dan bersegeralah-semoga Allah menjagamu- menuju majelis yang penuh dengan keutamaan, kebaikan dan keberuntungan.
13- jika engkau duduk sendiri dalam suatu majelis, atau bersama dengan sebagian saudarimu, maka senantiasalah untuk berdzikir mengingat Allah ‘azza wajalla dalam setiap keadaanmu sehingga engkau kembali dalam keadaan mendapatkan kebaikan dan mendapatkan pahala. Allah ‘azza wajalla berfirman:
” الذين يذكرون الله قياماً وقعوداً وعلى جنوبهم “. (آل عمران: الآية 191)
Artinya: “(yaitu) orang – orang yang mengingat Allah sambil berdiri,atau duduk,atau dalam keadaan berbaring” (QS..ali ‘imran :191)
14- jika engkau hendak berdiri keluar dari majelis, maka ingatlah untuk selalu mengucapkan:
” سبحانك الله وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت، أستغفرك وأتوب إليك “.
“maha suci Engkau ya Allah dan bagimu segala pujian,aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak untuk disembah kecuali Engkau, aku memohon ampun kepada-Mu, dan aku bertaubat kepada-Mu”
Sehingga diampuni bagimu segala kesalahanmu di dalam majelis tersebut.
Ditulis oleh: Haya Bintu Mubarak Al-Buraik
Dari kitab: mausu’ah al-mar’ah al-muslimah: 31-34